Aktivis Minta Sekwan DPRD Mamuju Dicopot

Mamuju, ide-ta.com – Aktivis Gerakan Vendetta meminta agar Sekwan DPRD Mamuju dicopot dari jabatannya karena tidak memenuhi harapan dalam mengatur jadwal Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait persoalan fasilitas transportasi gratis untuk pelajar Pulau Karampuang.

Menurut Ketua Gerakan Vendetta, Amrozi, pihaknya telah menarik diri dari RDP yang dijadwalkan hari ini dengan Komisi III DPRD Mamuju, lantaran tidak ada satupun OPD yang hadir.

“Kami menarik diri dari RDP hari ini dengan Komisi III dan OPD terkait, karena tidak ada satupun OPD yang hadir dalam RDP ini disebabkan bertabrakan jadwal Musrembang Kecamatan,” kata Amrozi, Selasa (11/02/25).

Olehnya itu, ia merasa kecewa kepada Sekwan DPRD Mamuju dalam mengatur jadwal RDP terkait persoalan fasilitas transportasi gratis untuk pelajar Pulau Karampuang.

“Ini tentu menjadi catatan buruk bagi DPRD Kabupaten Mamuju secara kelembagaan, sehingga kami berharap agar H. Muhammad Syahrir selaku Sekretaris Dewan DPRD Kab Mamuju untuk segera dicopot dari jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir, agar kejadian hari ini tidak terulang ke sekian kalinya,” tegas Amrozi.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *